Mengenal Ciri-Ciri Bayi Sakit

Mengenal Ciri-Ciri Bayi Sakit

Mengetahui beberapa ciri-ciri bayi sakit menjadi hal penting yang patut anda ketahui karena pada umumnya daya tahan tubuh bayi masih rentan terhadap serangan penyakit.

Ketika bayi mulai mengalami kondisi tubuh yang tidak umum, para ibu akan mulai merasakan khawatir dan gelisah pada kondisi kesehatan bayinya.  Hal ini ditambah lagi kondisi bayi yang belum dapat mengatakan pada kita segala keluhan dan sakit yang dialaminya. Namun, anda tidak perlu bersikap panik dan terburu-buru dalam memberikan pertolongan pertama untuk bayi anda.

Yuk, kenali terlebih dahulu kondisi bayi anda dengan membaca informasi penting untuk mengenal ciri-ciri sakit pada bayi kali ini.

Beberapa Ciri-Ciri Bayi Sakit

Bayi yang sehat pada umumnya memiliki ciri khas yang cukup mudah dikenali, misalnya aktif bergerak, makan, minum dan menyusui dengan baik. Disaat bayi mulai menunjukkan tanda-tanda sebaliknya, bisa jadi ada sesuatu yang sedang dialami sang bayi. Salah satu tanda-tanda bayi mulai sakit adalah mudah rewel, sering menangis, tidak bisa diam, lesu dan tidak aktif bergerak.

Baca juga : 8 Penyebab Utama Bayi Sering Menangis

Untuk bayi dibawah usia 3 bulan, sebaiknya anda segera memeriksanya pada dokter anak atau puskesmas yang terdekat. Menurut beberapa praktisi kesehatan, Walaupun beberapa gejala sakit pada bayi tidak perlu diberikan obat, tetap saja diperlukan tindakan antisipasi guna mencegah penyakit bertambah parah.

Ciri-ciri positif bayi sakit lainnya adalah munculnya demam pada bayi, diare dan muntah-muntah disertai beberapa perubahan kondisi tubuh dan sikap bayi yang berbeda dari biasanya. Misalnya terdapat ruam pada tubuh bayi, bengkak atau pendarahan yang bisa menjadi tanda terjadinya infeksi pada bayi. 

Demam pada bayi bisa diatasi dengan memberikan pertolongan pertama seperti obat penurun panas. Namun, ketika demam tidak juga mereda dalam waktu 3 hari sebaiknya anda segera membawanya ke dokter. Pastikan anda selalu memiliki alat pengukur suhu tubuh di rumah agar dapat memantau perkembangan suhu tubuh bayi yang demam.

Terjadinya dehidrasi juga bisa menyebabkan bayi sakit. Dehidrasi pada bayi biasanya terjadi karena pola pemberian Air Susu Ibu yang buruk, lingkungan yang panas, demam dan diare persisten. Anda dapat mengenali ciri-cirinya apabila mulut dan gusi bayi menjadi kering, jarang buang air kecil dan tidak mengeluarkan air mata saat bayi menangis.

Mengenali ciri-ciri bayi sakit sangat penting bagi para orang tua agar cepat dalam memberikan penanganan yang tepat. Segeralah membawa bayi anda ke dokter apabila mendapati salah satu ataupun beberapa kondisi yang telah disebutkan diatas.

Semoga bermanfaat …

Baca juga : Penyakit Tipes pada Anak, Gejala dan Cara Mengatasinya

Ikuti setiap update terbaru BlogIbuDanAnak.Online melalui Email anda: